Profil Presiden Prancis Emmanuel Macron yang Dihujat karena Menghina Islam

Anton Suhartono
Emmanuel Macron (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi perbincangan di negara muslim terkait pernyataannya yang menghina Islam karena mengaitkannya dengan teroris serta soal kartun Nabi Muhammad SAW.

Saat pidato pada awal Oktober, dia mengatakan Islam di seluruh dunia sedang mengalami krisis terkait radikalisme. Oleh karena itu, dia akan memperkuat sekalirisme di negaranya dengan mengubah undang-undang. Bukan hanya itu, dia akan memperketat pengawasan terhadap kelompok-kelompok Islam tertentu.

Selain itu, Macron menjadi buah bibir setelah mengatakan negaranya tak akan menyerah dengan kartun terkait pembunuhan guru sejarah Samuel Paty. Ini mengindikasikan Macron memberikan lampu hijau terhadap penerbitan kartun serupa, memicu kemarahan umat Islam di seluruh dunia.

Pria kelahiran Amiens, 21 Desember 1977 itu dilantik menjadi presiden Prancis sejak 14 Mei 2017 setelah mengalahkan Marine le Pen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Internasional
9 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
13 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Macron: AS Gunakan Wilayah Negara Arab untuk Serang Iran

Internasional
25 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal