Profil Salwan Momika, Aktivis Anti-Islam Pembakar Alquran yang Ditembak Mati di Swedia

Anton Suhartono
Salwan Momika, aktivis anti-Islam yang melakukan aksi bakar Alquran, ditembak mati di Swedia (Foto: AP)

Momika lahir di Distrik Al Hamdaniya, Qaraqosh, Provinsi Nineveh, Irak. Selama perang saudara yang berlangsung 2006 hingga 2008, dia bergabung dengan Partai Patriotik Asiria dan sempat menjadi penjaga keamanan di markas besarnya di Mosul.

Pada Juni 2014, setelah Mosul direbut oleh ISIS, Momika menjadi bagian dari Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) untuk menentang ISIS. 

Dia terlihat dalam video mengenakan pakaian militer memegang senjata api dan bersumpah setia kepada Brigade Imam Ali, sayap militer Gerakan Islam Irak.

Momika melarikan diri ke Jerman pada 2017 dengan visa Schengen. Di sana dia secara terbuka meninggalkan agama Kristen dan menyatakan sebagai ateis. 

Momika kemudian mengajukan suaka di Swedia pada April 2018 dan terdaftar sebagai pengungsi Irak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Giliran Pangkalan Militer AS di Irak Dihujani Rudal dan Drone Iran

30 hari lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

31 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

1 bulan lalu

60.000 Imigran Seberangi Perbatasan Laut Spanyol-Maroko, Puluhan Tewas Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal