Prospek Perdamaian Palestina-Israel Setelah AS Pindahkan Kedubes

Anton Suhartono
Peresmian kantor Kedubes AS di Yerusalem (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemindahan kantor Kedubes Amerika Serikat (AS) ke Yerusalem ditambah penembakan terhadap demonstran yang menyebabkan setidaknya 60 warga Palestina tewas, Senin (14/5), semakin menjauhkan peluang perdamaian Palestina-Israel yang ditengahi Amerika Serikat.

Pejabat Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, selain korban tewas, 2.700 warga lainnya terluka terkena tembakan peluru tajam, peluru karet, dan gas air mata.

"(Perdamaian Palestina-Israel) itu antara nol dan tidak mungkin," kata Martin Indyk, mantan utusan khusus AS untuk perundingan damai Palestina-Israel, dikutip dari Reuters, Rabu (16/5/2018).

Pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem menyulut kemarahan warga Palestina. Secara tidak langsung, kata Indyk, AS telah melemahkan sendiri perannya sebagai mediator damai.

Hal senada disampaikan analis dari Lembaga Washington Brookings, Khaled Elgindy. Dia yakin tak ada seorang pun pejabat Palestina yang setuju proses perdamaian dimediasi AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Internasional
3 hari lalu

Israel Larang 37 Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza, Warga Semakin Menderita

Internasional
3 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Internasional
4 hari lalu

Gugur dalam Serangan Israel, Ini Nama Asli Jubir Hamas Abu Ubaida

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal