Protes Penghasilan Rendah, Sopir Uber di AS dan Eropa Mogok Kerja

Nathania Riris Michico
Para sopir Uber melakukan protes menuntut penghasilan yang lebih baik dengan aksi mogok di kota New York, Rabu (8/5). (FOTO: AP)

Asosiasi pengemudi taksi online itu mengatur iring-iringan taksi Uber melewati jembatan Brooklyn di New York pada Rabu (8/5).

Sopir-sopir di Los Angeles mengadakan aksi mogok selama 24 jam di bandara internasional Los Angeles. Di Inggris, Serikat Buruh Independen menyatakan banyak sopir mengadakan mogok selama sembilan jam untuk menuntut kenaikan tarif per kilometer dan dikuranginya komisi yang harus dibayar kepada Uber.

Uber mengatakan sedang berusaha memperbaiki iklim kerja bagi para sopirnya.

"Para sopir itu adalah jantung bisnis kita, dan ribuan orang bekerja untuk Uber tiap hari untuk melayani pelanggan," kata Uber, dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan taksi online Lyft menyatakan pendapatan per jam sopir-sopirnya meningkat dalam dua tahun terakhir, dan 75 persen sopir bekerja kurang dari 10 jam per minggu untuk mendapat tambahan pendapatan.

Menurut mereka, para sopir itu mendapat upah sekitar 20 dolar per jam, dipotong ongkos bensin dan pemeliharaan kendaraan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Driver Ojol dan Taksi Online Demo di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

57 tahun lalu

Sopir Taksi Online yang Viral Ngamuk di Tol JORR Ditangkap, Ini Tampangnya

57 tahun lalu

Viral! Sopir Diduga Taksi Online Ngamuk Rusak Mobil Pengendara Lain di Tol JORR

57 tahun lalu

Taksi Listrik Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal