Protes Tolak Kudeta Myanmar Bergema, Warga hingga Petugas Medis Turun ke Jalan

Djairan
Sejumlah orang di Bangkok, Thailand, berunjuk rasa memprotes kudeta militer di Myanmar, Selasa (2/2/2021). (Foto: Reuters)

Seorang pejabat senior dari Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Kyi Toe mengatakan, Suu Kyi saat ini menjadi tahanan rumah yang terletak di Ibu Kota Naypyidaw. Dia mengatakan dalam sebuah unggahan Facebook bahwa Suu Kyi dalam keadaan baik-baik saja.

Militer dengan tegas menolak untuk menerima kemenangan telak partai pimpinan Suu Kyi, NLD, dalam Pemilu Myanmar. Angkatan bersenjata negara itu beralasan, kemenangan parpol itu diperoleh lewat kecurangan. 

Tentara Myanmar menahan para pemimpin NLD, bahkan Presiden Win Myint. Sementara, kekuasaan pemerintahan diambil alih Jenderal Min Aung Hlaing yang memberlakukan keadaan darurat selama 1 tahun di negara anggota ASEAN itu.

Min Aung Hlaing mengatakan, tentara terpaksa mengambil alih kekuasaan setelah klaim kecurangan pemilu ditolak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Myanmar. Dia menjanjikan pemilu yang bebas dan adil setelah ini, serta penyerahan kekuasaan kepada pemenang dengan baik. Namun, dia belum memberikan tenggat waktu pasti soal pemilu berikutnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 hari lalu

RUU Pemilu Ditargetkan Sah Maret 2027, Syarat Pendidikan Capres-Cawapres bakal Diatur

13 hari lalu

Prabowo Heran Sherly Tjoanda Dapat Tepuk Tangan Meriah saat Disapa: Pemilu Masih Lama

19 hari lalu

Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu, Ini Daftar Pimpinan dan Anggotanya

21 hari lalu

Sidang Ijazah Gibran di MK, Eks Komisioner Tegaskan KPU Harus Verifikasi Langsung Persyaratan Calon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal