"Kami tidak mengecualikan apa pun. Kupingnya dipotong, mata dicongkel, darahnya dikuras," kata Denormandie, menjelaskan kondisi kuda-kuda yang menjadi korban, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (30/8/2020).
Dia menambahkan, semua cara sedang dilakukan untuk mengakhiri teror mengerikan ini.
Polisi di Auxerre, Burgundy, merilis sketsa pelaku yang dibuat berdasarkan deskripsi dari seorang pria korban para pelaku, Nicolas Demajean. Dia dianiaya saat berusaha mencegah dua pria yang menyatroni tempat perlindungan hewan di sebuah desa Bourgogne Franche Comte.
“Saya dulu punya kepercayaan diri untuk membawa kuda ke padang rumput. Hari ini saya takut," kata Demajean.
Mulanya dia mendengar suara babidi peternakannya pada Senin lalu. Dia lalu menghampiri lokasi dan mendapati dua orang tersebut sedang membunuh kudanya. Akibat melawan pelaku, dia mengalami luka sabetan pisau di tangan.