NEW DELHI, iNews.id - Puluhan mahasiswi di sebuah kampus Negara Bagian Gujarat, India, memprotes aturan yang mengharuskan mereka telanjang untuk diperiksa apakah sedang menstruasi atau tidak.
Aturan ini diterapkan setelah petugas kampus Sahjanand Girls Institute mendapati pembalut bekas dipakai di taman.
Kampus khusus perempuan itu menduga ada mahasiswi yang melanggar aturan asrama terkait penemuan pembalut tersebut. Para mahasiswi dilarang tidur di kamar asrama jika sedang menstruasi, melainkan di ruang bawah tanah yang terisolasi. Mereka juga tak boleh ke dapur apalagi ke kuil untuk beribadah. Selama kuliah, mahasiswi yang menstruasi juga harus duduk di belakang.
Baca Juga: Sekolah Negeri di Australia Sediakan Pembalut Perempuan Gratis Mulai 2020
"Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan penghinaan yang kami alami," kata seorang mahasiswi, dikutip dari AFP, Minggu (16/2/2020).