Putin Puji Hamas karena Bebaskan Sandera Rusia, Warga AS Hilang di Gaza

Anton Suhartono
Vladimir Putin berterima kasih kepada Hamas karena membebaskan seorang sandera Rusia dari Gaza (Foto: AP)

"Kami mengumumkan telah kehilangan kontak dengan kelompok yang menyandera tentara Edan Alexander setelah serangan langsung ke lokasi mereka," kata Juru Bicara Al Qassam, Abu Ubaida.

"Kami masih berusaha menghubungi mereka saat ini," ujarnya, menambahkan.

Alexander merupakan pasukan cadangan Israel. Dia sempat muncul dalam video yang dirilis oleh Hamas pada Sabtu lalu. Dalam video itu dia memohon kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Donald Trump untuk merundingkan pembebasannya.

Israel mendesak Hamas agar segera membebaskan Alexander melalui proposal kesepakatan gencatan baru selama 45 hari. Hamas menolak proposal itu karena menganggap gencatan senjata sementara itu hanya akal-akalan Israel.

Hamas tidak menyebutkan kapan pastinya hilang kontak dengan Alexander. 

Dari 251 wawrga Israel yang disandera saat serangan lintas-batas Hamas pada 7 Oktober 2023, 59 orang masih diyakini masih ditahan di Gaza. Dari jumlah itu 24 di antaranya diyakini masih hidup.

Lima sandera di Gaza diyakini memiliki kewarwarganegaraan ganda Israel-AS. Alexander diduga satu-satunya yang masih hidup.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Internasional
5 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
24 jam lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
1 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal