Putin Sebut Kebijakan AS dkk Jadi Pemicu Utama Perang di Ukraina

Anton Suhartono
Vladimir Putin menilai kebijakan anti-Rusia yang digulirkan AS dan negara-negara Barat lainnya menjadi pemicu utama perang di Ukraina (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Presiden Vladimir Putin menilai, kebijakan anti-Rusia yang digulirkan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya menjadi pemicu utama perang di Ukraina. Negara-negara Barat sejak lama berusaha menguasai penuh Ukraina, termasuk mendanai organisasi-organisasi nasionalis anti-Rusia.

"Alasan utama situasi tragis saat ini di Ukraina adalah kebijakan anti-Rusia yang disengaja dilakukan oleh negara-negara Barat yang dipimpin AS," kata Putin, dalam wawancara dengan surat kabar Mongolia, Onoodor, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Senin (2/9/2024).

AS dkk, lanjut Putin, terus-menerus berupaya meyakinkan Ukraina bahwa Rusia adalah musuh abadi serta ancaman utama bagi eksistensinya. 

"Ukraina pada dasarnya berubah menjadi alat tawar-menawar yang digunakan Barat untuk mencapai ambisi geopolitiknya," tutur Putin.

Dia menuduh AS dan para sekutunya mengorganisasi kudeta bersenjata di Ukraina. Kudeta itu diilhami dan didorong oleh kelompok neo-Nazi radikal. Kelompok itu kemudian menentukan kebijakan pemerintah Ukraina secara umum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
7 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
9 jam lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Internasional
10 jam lalu

Militer AS Akan Kawal Kapal-Kapal Tanker Lintasi Selat Hormuz, Iran: Kami Tunggu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal