Putin Tak Percaya Kelompok Islam Ingin Serang Rusia, karena Hubungan Antaragama Harmonis

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menganggap negaranya tidak mungkin menjadi sasaran kelompok fundamentalis Islam. Komentar itu dia sampaikan hampir dua pekan setelah 144 orang tewas dalam penembakan massal yang diklaim oleh kelompok ISIS di dekat Moskow.

“Kami punya alasan kuat untuk percaya bahwa tujuan utama mereka yang memerintahkan aksi teroris berdarah dan mengerikan di Moskow adalah untuk merusak persatuan kita (Rusia),” kata Putin dalam komentar yang disiarkan televisi, Kamis (4/4/2024).

“Tidak ada tujuan lain yang terlihat, tidak ada, karena Rusia tidak mungkin menjadi sasaran serangan teroris oleh fundamentalis Islam. Kita adalah negara yang menunjukkan contoh unik dari keharmonisan dan persatuan antarkeyakinan, persatuan antaragama dan antaretnik," ujarnya.

Sebanyak 144 orang tewas dalam penembakan massal di gedung konser yang terletak di pinggir Kota Moskow pada Jumat malam, 22 Maret lalu. Amerika Serikat menyebut serangan itu didalangi oleh ISIS.

Akan tetapi, Rusia berulang kali mengatakan serangan itu diperintahkan oleh Ukraina. Moskow tidak memberikan bukti yang mendukung pernyataannya tersebut. 

Sementara Ukraina telah membantah keterlibatannya. Washington DC juga menyebut tuduhan Moskow itu tidak masuk akal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
2 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Internasional
2 hari lalu

Nah! Iran Akan Gelar Latihan Perang dengan China dan Rusia, Peringatan untuk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal