Raja Malaysia Semprot Menhan gegara Alutsista Bekas, Minta Batalkan Pembelian Heli Black Hawk

Anton Suhartono
Sultan Ibrahim memberi peringatan keras kepada Kementerian Pertahanan soal pembelian alutsista bekas (Foto: AP)

"Jangan buang waktu membeli omong kosong yang tidak sesuai dengan kebutuhan militer. Kalau tidak tahu harganya, tanya saya dulu," ujarnya.

Dia mencontohkan pembelian kapal serbu untuk pasukan komando seharga 5 juta ringgit, padahal harga aslinya di bawah 2 juta ringgit.

"Baru-baru ini, saya mendengar ada usulan untuk membeli kapal serupa tapi dengan ukuran lebih besar, hampir seharga 10 juta ringgit. Ini tidak masuk akal dan harus ditinjau ulang dengan cermat," kata Sultan.

Jet tempur A-4 Skyhawk dikembangkan oleh produsen Amerika Serikat, McDonnell-Douglas (sekarang Boeing). Perusahaan itu memiliki hubungan erat dengan Angkatan Udara Kerajaan Malaysia yang memperoleh 80 unit pada 1982 dengan harga masing-masing 1 juta dolar. Pesawat itu telah dipensiunkan karena tingkat kecelakaan yang tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Trump Sebut Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 Keberuntungan, bukan Keunggulan

Buletin
4 hari lalu

Iran Kembali Tembak Pesawat AS, Kini 2 Heli Black Hawk dan Hercules C-130

Internasional
6 hari lalu

Iran Ejek AS Setelah Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur: Sekarang Mereka Minta Tolong!

Internasional
6 hari lalu

AS Klaim Selamatkan 1 Pilot Jet Tempur F-15E yang Ditembak Jatuh Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal