Raja Malaysia Tolak Umumkan Status Darurat Covid Usulan PM Muhyiddin

Ahmad Islamy Jamil
Raja Malaysia, Sultan Abdullah Ahmad Shah. (Foto: AFP)

Keputusan kabinet untuk mengusulkan status darurat terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian atas kendali PM Muhyiddin atas parlemen menjelang rapat paripurna APBN Malaysia 2021 yang akan diajukan pada 6 November.

Koalisi Perikatan Nasional (PN) pimpinan Muhyiddin memerintah negeri jiran dengan suara mayoritas tipis dari 113 anggota parlemen di Majelis Rendah Malaysia—yang beranggotakan 222 orang. Kepemimpinan perdana menteri dari Partai Bersatu itu tengah menghadapi sejumlah mosi tidak percaya dari para pesaingnya.

Muhyiddin juga menghadapi tantangan dari Pemimpin Oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, yang pada akhir bulan lalu mengklaim suara mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

Sementara UMNO, partai terbesar di PN, mengancam akan meninggalkan aliansi tersebut, meski kemudian mencabut ancamannya dan menyatakan dukungan penuhnya kepada PN.

Beberapa sumber pemerintah mengatakan, jika status darurat ditetapkan raja, itu akan mencegah parlemen mengadakan rapat paripurna APBN. Status darurat juga mencegah negara mengadakan pemilu di saat pandemi kalau-kalau pemerintah Muhyddin gagal mengesahkan APBN dan membuktikan kekuatan mayoritasnya di parlemen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

57 tahun lalu

Viral Influencer Malaysia Ubah Lirik Lagu Rollerblade No Na, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal