Rakyat Myanmar Mogok Total, Pabrik hingga Bank Kompak Tutup

Djairan
Massa pendemo terus melancarkan aksi menolak kudeta di Myanmar (Foto: Reuters)

Para demonstran mengibarkan bendera yang dibuat dari htamain (sarung khas perempuan Myanmar) di beberapa tempat, dan menggantungnya di jalan bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional pada hari ini. Masyarakat percaya, setiap pria yang berjalan di bawah htamain akan terkena sial.

Media pemerintah menyatakan, pasukan aparat berjaga-jaga di rumah sakit dan universitas, sebagai langkah mereka untuk menegakkan hukum. Akibat perlawanan aparat, PBB mengatakan, hingga Rabu (3/3/2021) 54 orang tewas sejak kudeta 1 Februari, ketika demonstran bentrok dengan aparat keamanan.

Sementara menurut kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik Myanmar menunjukkan, hampir 1.800 orang telah ditahan oleh junta Militer hingga Minggu (7/3/2021).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal