Rakyat Myanmar Mogok Total, Pabrik hingga Bank Kompak Tutup

Djairan
Massa pendemo terus melancarkan aksi menolak kudeta di Myanmar (Foto: Reuters)

Para demonstran mengibarkan bendera yang dibuat dari htamain (sarung khas perempuan Myanmar) di beberapa tempat, dan menggantungnya di jalan bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional pada hari ini. Masyarakat percaya, setiap pria yang berjalan di bawah htamain akan terkena sial.

Media pemerintah menyatakan, pasukan aparat berjaga-jaga di rumah sakit dan universitas, sebagai langkah mereka untuk menegakkan hukum. Akibat perlawanan aparat, PBB mengatakan, hingga Rabu (3/3/2021) 54 orang tewas sejak kudeta 1 Februari, ketika demonstran bentrok dengan aparat keamanan.

Sementara menurut kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik Myanmar menunjukkan, hampir 1.800 orang telah ditahan oleh junta Militer hingga Minggu (7/3/2021).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Pekerja Commuter Line Mogok Minta Upah Layak, Layanan Kereta di New York Lumpuh

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal