Rangkaian Bentrokan Polisi dan Massa Penjarah Toko, 6 Tewas 219 Ditahan

Umaya Khusniah
Petugas polisi menahan demonstran selama protes menyusul pemenjaraan mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, di Katlehong, Afrika Selatan. (Foto: Reuters)

JOHANNESBURG, iNews.id - Bentrokan antara massa yang protes atas penahanan mantan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma dengan polisi pecah. Akibatnya, enam orang tewas dan 219 lainnya ditahan

Aksi protes ini terjadi di banyak lokasi yang berbeda. Massa menyampaikan aksi protesnya dengan menjarah toko-toko. 

Juru bicara polisi, Lirandzu Themba mengatakan, dari mereka yang ditangkap, sebanyak 96 orang di Provinsi Gauteng, yang meliputi Johannesburg dan Pretoria. , dan 123 di provinsi pesisir KwaZulu-Natal.

Protes dan penjarahan dimulai pada Kamis (8/7/2021) di KwaZulu-Natal. Selanjutnya menyebar ke Johannesburg pada Sabtu (10/7/2021). 

Sebagian besar toko yang dijarah di Johannesburg dijalankan oleh migran dari negara-negara seperti Pakistan, Bangladesh, Ethiopia, dan Somalia. Meski demikian, penjarahan telah menyebar ke toko-toko besar milik warga Afrika Selatan di mal.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung terkait Kasus Korupsi Tambang Nikel

Megapolitan
13 hari lalu

Kronologi 4 Pekerja Proyek Tewas di TB Simatupang Jaksel, Diduga Hirup Gas Beracun

Nasional
17 hari lalu

Pasukan Perdamaian UNIFIL Kembali Diserang, Kemhan: 2 Prajurit TNI Gugur dan 2 Lainnya Luka Berat

Internasional
31 hari lalu

Mark Levin Retweet Cuitan soal Netanyahu akan Dikenang dalam Sejarah, Benarkah Tewas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal