Ratusan Anak di Nigeria Diikat Rantai, Alami Penganiayaan dan Pelecehan Seksual

Anton Suhartono
Hampir 500 anak ditemukan dalam kondisi diikat rantai di Nigeria (Foto: Kepolisian Nigeria)

ABUJA, iNews.id - Kepolisian Nigeria membongkar kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap anak-anak. Tak tanggung-tanggung, hampir 500 anak laki-laki dan perempuan dikurung dan mengalami penganiayaan fisik maupun pelecehan seksual.

Polisi menggerebek sebuah rumah besar di Kota Kaduna, Kamis (26/9/2019), yang dijadikan tempat menyekap para korban. Sebagian dari anak-anak itu ditemukan dalam kondisi diikat pakai rantai.

Kepala kepolisian Kaduna Ali Janga, dikutip dari BBC, Jumat (27/9/2019), mengatakan, petugas menggerebek rumah itu setelah mendapat aduan dari masyarakat sekitar mengenai aktivitas mencurigakan.

Ali menyebut tempat itu sebagai rumah penyiksaan dan mengategorikan kasus ini sebagai perbudakan. Tidak semua dari korban merupakan warga Nigeria.

Menurut Ali, dari keterangan korban, mereka mengalami penyiksaan dan dibiarkan kelaparan. Beberapa di antaranya bahkan sudah menghuni rumah itu selama bertahun-tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
17 hari lalu

Terungkap, Pria Ngaku Jenderal yang Pukul Pegawai SPBU Hanya Pekerja Rental

Megapolitan
17 hari lalu

Momen Kapolres Metro Jaktim Interogasi Langsung Pria Ngaku Jenderal yang Pukul Pegawai SPBU

Megapolitan
18 hari lalu

Ngaku-ngaku Aparat, Pria Pukul Petugas SPBU di Jaktim Ternyata Warga Sipil

Megapolitan
18 hari lalu

ASN BPK Diduga Aniaya ART di Bogor, Korban Luka di Kepala hingga Punggung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal