Ratusan Juta Warga China Bepergian untuk Rayakan Imlek, Gelombang Baru Covid Membayangi

Anton Suhartono
Sekitar 110 juta warga China melakukan perjalanan pada 2 pekan pertama perayaan Tahun Baru Imlek (Foto: Reuters)

Kasus infeksi dan kematian di China diperkirakan akan melonjak hingga beberapa bulan mendatang dampak dari perjalanan yang dilakukan warga pada liburan Imlek. Sekitar 110 juta perjalanan penumpang kereta api diperkirakan dilakukan selama periode 7 sampai 21 Januari. Jumlah perjalanan itu naik 28 persen dibandingkan periode yang sama yakni 2 pekan pertama perayaan Imlek pada tahun sebelumnya.

Sebanyak 26,23 juta perjalanan saja dilakukan pada malam Tahun Baru Imlek menggunakan kereta api, jalan raya, kapal laut, dan pesawat terbang. Angka itu naik 50,8 persen dibandingkan tahun lalu.

Pergerakan massal selama masa liburan ini berpotensi meningkatkan kasus infeksi di beberapa daerah. Namun epidemiolog CDC China, Wu Zunyou, yakin gelombang Covid kedua tidak terjadi dalam waktu dekat.

Kemungkinan rebound besaar Covid-19 di China terjadi dalam 2 atau 3 bulan ke depan sangat kecil pasalnya 80 persen penduduk diyakini telah terinfeksi sejak Desember lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
5 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Health
10 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
12 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal