Ratusan Ribu Orang Demonstrasi Kecam Netanyahu, Lumpuhkan Israel

Anton Suhartono
Ratusan ribu demonstran turun ke jalan di Tel Aviv, Minggu (17/8) malam, mendesak pemerintah membebaskan para sandera di Gaza (Foto: AP)

Dalam video tersebut Zangauker tampak berkepala botak dan berbicara kepada adik perempuan serta pasangannya, yang juga diculik bersamanya dari Kibbutz Nir Oz namun dibebaskan setelah 50 hari pada November 2023. 

“Tatu (Natali), Shani, Ilana, aku merindukan kalian, dan mudah-mudahan kita segera bertemu. Kepada semua kenalanku, semua temanku, keluarlah dan bersuaralah sesuka hatimu,” kata Zangauker, dalam video. 

Einav yang ikut serta dalam demonstrasi mengatakan video itu membuatnya bahagia.

"Tatapanmu yang tenang di akhir video menemaniku saat aku berguling-guling di tempat tidur di malam hari. Jiwaku terbakar oleh kerinduan, terbakar karena aku tidak bisa memelukmu, mendengarmu, dan memelukmu," ujarnya, dikutip dari CNN, Senin (18/8/2025).

Dia juga mengkritik keputusan pemerintah menyerang Kota Gaza karena membahayakan kondisi sandera.

“Mereka telah mengubah perang yang paling adil menjadi perang yang sia-sia. Jika Netanyahu menginginkan kesepakatan, biarkan dia mengajukan proposal yang komprehensif dan menyetujuinya. Jika tidak, dia hanya berbohong,” kata Einav.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
14 jam lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Internasional
18 jam lalu

Menlu Araghchi: Ada Pihak yang Ingin AS Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Menhan Pakistan: Trump Seharusnya Culik Netanyahu bukan Maduro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal