RIYADH, iNews.id – Arab Saudi mendeteksi 3.383 kasus baru pasien positif virus corona dalam 24 jam terakhir. Ini meningkatkan total kejadian inefeksi Covid-19 yang dikonfirmasi di kerajaan itu menjadi 197.608 kasus per Kamis (2/7/2020) malam.
Dilansir laman Alarabiyah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi mengumumkan, dari seluruh kasus yang baru dilaporkan itu, 397 di antaranya terdeteksi di Ibu Kota Riyadh, 277 kasus terdeteksi di Hufof, dan 271 terdeteksi di Makkah. Kasus-kasus lain ditemukan di kota dan provinsi di seluruh negeri itu.
Adapun jumlah kematian akibat Covid-19 di Arab Saudi naik menjadi 1.752 jiwa setelah 54 orang meninggal karena virus itu pada Kamis kemarin. Ini adalah jumlah kematian harian tertinggi akibat wabah virus corona yang dicatat pemerintah setempat sampai hari ini.
Sementara itu, 4.909 pasien Covid-19 yang sembuh di Arab Saudi sembuh dalam 24 jam terakhir. Dengan begitu, total pasien yang telah sembuh dari infeksi virus corona negeri padang pasir itu kini menjadi 137.669 orang.
#الصحة تعلن عن تسجيل (3383) حالة إصابة جديدة بفيروس #كورونا الجديد (كوفيد19)، وتسجيل (54) حالات وفيات رحمهم الله، وتسجيل (4909) حالة تعافي ليصبح إجمالي عدد الحالات المتعافية (137,669) حالة ولله الحمد. pic.twitter.com/buD3T6x6x2
— و ز ا ر ة ا لـ صـ حـ ة السعودية (@SaudiMOH) July 2, 2020
Juru Bicara Kemenkes Arab Saudi, Muhammad al-Abd al-Ali, mendesak masyarakat di negara itu untuk tetap mematuhi langkah-langkah pencegahan demi mencegah penyebaran virus lebih lanjut. Dia menuturkan, jika seseorang terpaksa mengadakan pertemuan, baik untuk tujuan bisnis (rapat di kantor) maupun untuk alasan pribadi (pertemuan keluarga, pernikahan, pemakaman), maka semuanya harus mengikuti langkah-langkah pencegahan setiap saat.
“Hanya maksimal 50 orang diizinkan menghadiri satu pertemuan,” ucap Abdul Ali.