Rencana Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina Jadi Sorotan Media Asing

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Jokowi bakal berkunjung ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin pada 30 Juni ini. (Grafis: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Rencana kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rusia dan Ukraina mendapat sorotan dari banyak media asing. Apalagi, lawatan ke dua negara bekas Soviet itu akan berlangsung di tengah situasi yang tidak biasa.

Kantor berita Jepang, Kyodo, dengan mengutip Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melaporkan, Jokowi akan menjadi pemimpin Asia pertama yang mengunjungi kedua negara, sejak Rusia memulai agresi ke Ukraina pada akhir Februari lalu.

Menurut media negeri matahari terbit itu, Retno memang tidak menyebutkan detail tanggal rencana kunjungan Jokowi. Namun KTT G7 yang dijadwalkan berlangsung di Jerman pada 26-28 Juni juga mengundang Jokowi untuk bergabung dengan para pemimpin dari Inggris, Kanada, Prancis, Italia, Jepang, Amerika Serikat, Uni Eropa, termasuk negara tuan rumah.

Sementara itu, kantor berita Rusia TASS beberapa hari sebelumnya sudah membocorkan bahwa Jokowi akan mengunjungi Moskow untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin pada 30 Juni.

Sumber di Kremlin (Istana Kepresidenan Rusia) menyebut pertemuan kedua pemimpin itu memliki arti yang begitu penting.  “Ini akan menjadi kunjungan yang sangat penting. Kami sedang mempersiapkannya sekarang,” kata sumber itu kepada TASS, pekan lalu.

Media India, Business Standard—juga dengan mengutip Menlu Retno—mengungkapkan bahwa kunjungan kepala negara ke Rusia dan Ukraina menunjukkan kepeduliannya terhadap masalah kemanusiaan. Jokowi berusaha untuk berkontribusi menangani krisis pangan akibat perang dan dampaknya yang dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan berpenghasilan rendah.

Adapun kantor berita Reuters dengan mengutip sejumlah pengamat politik mengatakan, Presiden Jokowi mungkin juga ingin mengangkat masalah blokade Rusia terhadap Kota Odessa di Ukraina. Pemblokiran kota itu secara signifikan telah mengurangi pengiriman pasokan bahan makanan dari Ukraina, salah satu pengekspor gandum, jagung, dan minyak bunga matahari terbesar di dunia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

Bos Saudi Aramco Peringatkan Cadangan Minyak Dunia Menipis: Butuh 2 Tahun untuk Pulih

20 jam lalu

Putusan Sela Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi Dibacakan 19 Oktober

23 jam lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

23 jam lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal