Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil
JAKARTA, iNews.id - Kasus meninggalnya seorang peneliti di laboratorium pes di Siberia, Rusia, memicu perhatian terhadap kemungkinan penyebaran penyakit tersebut ke negara lain, termasuk Indonesia.
Namun, Epidemiolog Griffith University Australia dr Dicky Budiman menilai risiko pes dari Rusia masuk dan menyebar di Indonesia sangat kecil. Apa alasannya?
Menurut dr Dicky, karakteristik penularan penyakit pes membuat kemungkinan penyebarannya ke Indonesia tergolong rendah. Penularan, kata dia, membutuhkan kontak yang dekat.
"Penularan ke Indonesia kecil sekali kemungkinannya. Karena ini penularan juga harus dekat, kontak dekat," kata dr Dicky saat diwawancarai iNews.id, Senin (5/10/2026).
Dia juga menilai kasus tersebut belum masuk dalam kategori yang perlu mendapatkan perhatian tinggi atau high alert. Potensi penyakit pes berkembang menjadi pandemi juga dinilai dr Dicky sangat kecil.