Renggut 675.466 Nyawa, Kasus Kematian akibat Covid di AS Lampaui Pandemi Flu 1918

Anton Suhartono
Kasus kematian akibat Covid di AS melampaui korban meninggal pandemi influenza pada 1918 (Foto: Reuters)

Meski demikian angka kasus kematian pandemi Covid saat ini dengan influenza pada 1918 tak bisa dibandingkan begitu saja. 

Menurut John Barry, penulis buku 'The Great Influenza: The Story of the Deadliest Pandemic in History' kecepatan serangan Covid dan influenza sangat jauh berbeda. Selain itu jumlah korban tewas akibat influenza saat itu mayoritas anak-anak muda, sedangkan Covid membunuh lebih banyak orang berusia 65 tahun ke atas.

Pandemi 1918 menyerang dalam rentang 14 hingga 15 pekan di akhir tahun 1918, sedangkan Covid butuh waktu setahun lebih untuk merenggut jumlah nyawa yang nyaris sama.

"Jauh lebih intens, lebih menakutkan," kata Barry, merujuk pada pandemi influenza. 

Hanya saja, lanjut dia, Covid bertahan lebih lama menyebabkan kerusakan ekonomi jauh lebih besar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

13 jam lalu

Mencekam! Rekaman Kopilot Jet Pribadi Sebelum Jatuh di Florida: Kami Akan Hantam Tanah!

19 jam lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Terdengar di Pulau Qeshm

20 jam lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal