Respons AS, Presiden Putin: Rusia Terpaksa Kerahkan Rudal

Anton Suhartono
Vladimir Putin (Foto: AFP)

Menurut Putin, AS mencari alasan sendiri karena ingin benar-benar keluar.

"Kondisi saat ini tentu saja menimbulkan pertanyaan. Mitra kami Amerika seharusnya jujur ​​dan tidak menggunakan tuduhan yang dibuat-buat terhadap Rusia untuk membenarkan penarikan sepihak dari perjanjian ini," kata Putin.

Sebagai respons dari sikap AS itu, Putin juga membawa Rusia keluar dari perjanjian dan siap mengembangkan dan membuat senjata baru.

Para analis pun sepakat keluarnya dua negara adidaya itu dari INF mengisyaratkan dimulainya perlombaan pembuatan persenjataan baru.

Kesepakatan INF diteken pada 1987 untuk menyelesaikan krisis rudal balistik berhulu ledak nuklir Uni Soviet yang ditargetkan ke ibu kota negara-negara Barat. INF berisi larangan untuk memproduksi dan menggunakan rudal jarak menengah dengan jangkauan 500 sampai 5.500 kilometer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi

Internasional
4 jam lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Internasional
5 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Internasional
5 jam lalu

Luncurkan 850 Rudal, AS Bantah Kehabisan Tomahawk Gempur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal