Penurunan kinerja tersebut dipicu oleh semakin ketatnya persaingan dari jaringan pizza besar seperti Domino’s, Papa John’s, dan Little Caesars. Di tengah inflasi yang masih tinggi, para pesaing tersebut gencar menawarkan diskon untuk menarik konsumen yang sensitif terhadap harga.
Selain itu, jaringan restoran regional berukuran menengah juga mulai merebut pangsa pasar. Para pesaing yang lebih kecil dan lincah ini dinilai lebih cepat beradaptasi dengan perubahan kebiasaan konsumen dalam persaingan industri yang sering disebut sebagai perang pizza.
Di saat yang sama, pesatnya pertumbuhan layanan pesan-antar makanan melalui aplikasi pihak ketiga juga memperbanyak pilihan bagi konsumen, sehingga mengurangi dominasi Pizza Hut yang selama ini kuat di pasar.
Pizza Hut didirikan pada 1958 oleh dua bersaudara di Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Kemudian, perusahaan tersebut diakuisisi PepsiCo pada 1977 sebelum dipisahkan dan menjadi bagian dari Yum! Brands pada 1997.
“Pizza Hut adalah salah satu merek restoran paling ikonik di dunia, dan kami bangga atas peran penting yang telah dimainkannya dalam sejarah Yum!,” kata Turner.