Restorannya Dihancurkan Demonstran George Floyd, Komentar Pengusaha Muslim Ini Menyentuh

Anton Suhartono
Toko di New York menjadi sasaran penjarahan saat demonstrasi mengecam pembunuhan George Floyd (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Dari sekian banyak pengusaha yang rugi akibat demonstrasi anarkistis di berbagai kota Amerika Serikat (AS) menentang pembunuhan pria kulit hitam George Floyd, Ruhel Islam salah satunya.

Ruhel merupakan pemilik restoran Gandhi Mahal yang berdiri di Minneapolis, Minnesota, lokasi pembunuhan George sekaligus pusat kerusuhan.

Dalam posting-an di Facebook yang sudah dibagikan lebih dari 33.000 kali, Hafsa Islam, anak Ruhel, menulis pernyataan, "Saya dengar ayah berbicara lewat telepon. 'Biarkan gedung saya terbakar, keadilan harus ditegakkan, penjarakan para polisi itu’,” kata Hafsa, menirukan pernyataan sang ayah.

Menurut dia, bangunan restoran bisa diperbaiki, namun nyawa yang hilang tak akan bisa kembali.

"Kita bisa bangun gedung kembali, tapi kita tidak bisa kembalikan pria ini ke keluarganya," kata imigran asal Bangladesh itu, seperti dilaporkan kembali VOA, Selasa (2/6/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Direktur CIA Temui Bos Intelijen Rusia, Trump: Bukan untuk Beri Peringatan

17 jam lalu

Rusia Dukung Iran Perang Lawan AS, Presiden Pezeshkian Berterima Kasih ke Putin

18 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu AS: Akan Kami Balas dengan Dahsyat

19 jam lalu

Presiden Iran Tawarkan AS Berdamai Lagi: Kembalilah ke MoU!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal