Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Ipul: Formatur Diberi Waktu 1 Bulan Susun Kepengurusan PBNU 2026-2031
Advertisement . Scroll to see content

Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin

Rabu, 02 September 2026 - 12:45:00 WIB
Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah isu terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU merupakan paket pesanan dari Istana. Qodari menyerahkan proses pemilihan pimpinan PBNU kepada para muktamirin. 

Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) merupakan keputusan bersama.

“Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insya Allah sih semuanya adalah keputusan bersama,” kata Qodari di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dia menegaskan mekanisme pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) melibatkan sembilan ulama yang memiliki kewenangan menentukan keputusan terkait kepemimpinan PBNU.

“Apalagi kan metodenya kan AHWA kan? Ada sembilan orang ulama yang memutuskan dengan kebijaksanaannya,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut