Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin
JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah isu terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU merupakan paket pesanan dari Istana. Qodari menyerahkan proses pemilihan pimpinan PBNU kepada para muktamirin.
Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) merupakan keputusan bersama.
“Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insya Allah sih semuanya adalah keputusan bersama,” kata Qodari di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Dia menegaskan mekanisme pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) melibatkan sembilan ulama yang memiliki kewenangan menentukan keputusan terkait kepemimpinan PBNU.
“Apalagi kan metodenya kan AHWA kan? Ada sembilan orang ulama yang memutuskan dengan kebijaksanaannya,” tegasnya.