Restui Serangan Israel, Wapres AS: Lebanon Tak Masuk Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Iran

Anton Suhartono
Amerika Serikat dan Israel kompak, Lebanon tidak masuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Israel kompak, Lebanon tidak masuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. Israel melakukan serangan besar-besaran ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026), menewaskan ratusan orang hanya dalam hitungan jam.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan, penghentian permusuhan di Lebanon bukan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara negaranya dengan Iran pada Selasa (7/4/2026). Dia menyebut, masalah masuk atau tidaknya Lebanon dalam kesepakatan sebagai kesalahpahaman.

"Saya kira ini berasal dari kesalahpahaman. Saya pikir Iran mengira bahwa gencatan senjata termasuk Lebanon dan itu tidak benar. Kami tidak pernah berjanji seperti itu," kata Vance, dalam kunjungan di Hongaria, dikutip Kamis (9/4/2026).

AS, lanjut Vance, tidak pernah menyebut Lebanon dalam kesepakatan itu.

"Yang kami sampaikan adalah gencatan senjata akan difokuskan pada Iran dan pada sekutu Amerika, baik Israel maupun negara-negara Arab Teluk," kata Vance.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga mengatakan mengakhiri permusuhan antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon bukan bagian dari kesepakatan karena situasi di negara itu merupakan konflik terpisah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Pertimbangkan Serang Fasilitas Nuklir Iran, Gunakan "Ibu dari Segala Bom"?

1 hari lalu

Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

1 hari lalu

Akar Konflik Netanyahu dan Eks Bos Intelijen Israel hingga Berujung Gugatan

1 hari lalu

Trump Tegaskan Tak Perlu Senjata Nuklir Hantam Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal