Rezim Myanmar Penjarakan 112 Orang Rohingya karena Alasan Ini

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah pengungsi Rohinya terdampar di Aceh, baru-baru ini. (Foto: ANTARA)

YANGON, iNews.id – Pihak berwenang Myanmar menghukum 112 orang Rohingya, termasuk 12 anak-anak, karena berusaha melakukan perjalanan ke Malaysia “tanpa dokumen resmi”. Media pemerintah setempat pada Selasa (10/1/2023) mengatakan, hukuman untuk orang-orang itu berkisar antara dua dan lima tahun penjara.

Rombongan Rohingya itu ditangkap bulan lalu di wilayah Ayeyarwady, bagian selatan Myanmar. Menurut laporan surat kabar Global New Light of Myanmar, yang mengutip polisi setempat, vonis untuk mereka diumumkan pada Jumat (6/1/2023) lalu.

Adapun anak-anak Rohingya yang turut kena hukuman itu telah dipindahkan ke “sekolah pelatihan pemuda” di dekat pusat komersial Yangon pada Minggu (8/1/2023). Tak ada perincian lebih lanjut terkait nasib anak-anak tersebut.

Laporan surat kabar itu menyebut para warga Rohingya itu sebagai kelompok “Bengali”. Istilah itu sering digunakan oleh para penguasa dan kelompok mayoritas penindas di Myanmar untuk merendahkan kaum minoritas Muslim tersebut. Sementara nama “Rohingya” sendiri tidak diakui oleh rezim Myanmar yang mayoritas beragama Buddha.

Tindakan keras militer di Myanmar pada 2017 menyebabkan ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh. Kaum mereka mengalami berbagai penindasan yang mengerikan, mulai dari pembunuhan, pemerkosaan, dan pembakaran rumah serta harta benda mereka oleh kelompok mayoritas.

Myanmar pun menghadapi tuduhan genosida di pengadilan tinggi PBB setelah orang-orang Rohingya melakukan eksodus massal dari kampung halaman mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Menag Hadiri Gema Waisak Pindapata: Kita Belajar Makna Kesederhanaan dan Kebijaksanaan

Internasional
24 hari lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Internasional
31 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
1 bulan lalu

Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal