Ribuan Orang Hadiri Festival Ganja Thailand: Kami Sudah Lama Nantikan saat Seperti Ini

Anton Suhartono
Festival ganja digelar di Thailand (Foto: Reuters)

Pada 2018 Thailand melegalkan ganja untuk medis dan sejak itu pemerintah mengucurkan dana untuk ekstraksi, penyulingan, dan pemasaran minyak tanaman tersebut. Dengan pencabutan larangan ini, jangan heran jika asap ganja akan mudah tercium di berbagai tempat Thailand.

Aturan baru membolehkan penggunaan ganja untuk rekreasi, namun hanya dilakukan di rumah. Jika warga kedapatan menggunakannya di tempat umum, pelanggar akan dikenakan pasal mengganggu ketertiban umum, bukan undang-undang narkoba. Mereka yang melanggar bisa didenda 25.000 baht atau kurungan maksimal 3 bulan.

Kandungan tetrahydrocannabinol (THC) pada setiap ganja yang dikonsumsi atau diisap tak boleh lebih dari 0,2 persen.

Salah seorang penyelenggara festival Arun "Max" Avery (35) mengaku tidak khawatir dengan aturan yang melarang penggunaan ganja di tempat umum. Menurut dia, warga Thailand sudah sangat akrab dengan ganja sejak sebelum pencabutan larangan. Warga Thailand biasa menggunakannya untuk memasak dan membuat obat.

"Orang-orang bebas melakukan apa pun yang mereka inginkan," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Tragis! Wakil Wali Kota di Jepang Tewas Tertimpa Kereta Hias Raksasa saat Festival

5 hari lalu

Ratu Thailand Bikin Heboh Lagi, Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737-800 ke Jepang

15 hari lalu

Dilema Bela Indonesia atau Thailand, Jirayut Bikin Salfok Pakai Jersey Belah Dua

14 hari lalu

Banjir Thailand Meluas, Korban Tewas Jadi 31 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal