Ribuan Orang Ikut Aksi Protes di Lebanon, Politisi Saling Caci

Nathania Riris Michico
Aksi protes di Lebanon. (FOTO:

BEIRUT, iNews.id - Lebanon semakin terjebak krisis politik pada Minggu (17/11/2019). Puluhan ribu warga Lebanon turun ke jalan-jalan di kota-kota besar di seluruh negara itu, di saat politisi kesulitan membentuk pemerintahan.

Para pendemo menuduh pimpinan politik melakukan korupsi dan menuntut reformasi sosial dan ekonomi serta layanan dasar yang memadai.

Krisis politik semakin memburuk setelah mantan menteri keuangan Mohammad Safadi menarik diri sebagai orang yang dipertimbangkan menjadi perdana menteri. Dalam pernyataan yang dirilis kantornya, Safadi mengatakan Perdana Menteri Sa'ad Al Hariri yang mengundurkan diri seharusnya diangkat lagi untuk menduduki jabatan itu.

Hariri berhenti pada 29 Oktober setelah protes yang berlangsung selama berminggu-minggu.

Pada Minggu (17/11/2019), Hariri menyalahkan protes dan ketidakbecusan pemerintahan pada partai Presiden Michel Aoun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

16 hari lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

27 hari lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

27 hari lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal