Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak
TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel menghadapi tekanan besar setelah menggunakan amunisi dalam jumlah luar biasa selama perang di berbagai front. Dalam waktu kurang dari 3 tahun, persediaan amunisi yang dalam kondisi normal diperkirakan cukup untuk 30 tahun telah terkuras, terutama akibat perang di Jalur Gaza.
Besarnya penggunaan amunisi menjadi salah satu tanda meningkatnya tekanan terhadap militer Israel. Bukan hanya persenjataan yang terkuras, ribuan tank dan kendaraan pengangkut personel lapis baja juga mengalami kerusakan selama operasi militer di berbagai wilayah.
Surat kabar Israel, Maariv, melaporkan amunisi yang digunakan Angkatan Udara Israel selama periode tersebut setara dengan sekitar 9 tahun operasi dalam kondisi normal. Angka itu menunjukkan betapa intensifnya operasi militer yang dilakukan Israel sejak pecahnya perang di Gaza.
Kondisi tersebut semakin berat karena Israel tidak hanya mengerahkan pasukannya di Gaza. Militer Israel saat ini juga menempatkan pasukan di Lebanon dan Suriah, selain mempertahankan operasi serta keamanan di Tepi Barat.
Di Gaza, lima batalion Israel ditempatkan di sepanjang Garis Kuning yang mencakup sekitar 60 persen wilayah tersebut. Selain itu, terdapat dua batalion yang diperkuat di perbatasan serta pasukan kesiapan dan pertahanan regional tambahan.