Ribuan Tikus Serang Kota, Gigit Pasien Rumah Sakit

Anton Suhartono
Ribuan tikus berlarian di lahan pertanian New South Wales, Australia (Foto: Melania Moeris via Reuters)

"Pada malam hari tanah bergerak akibat ribuan tikus berlarian," ujarnya, kepada ABC News.

Sementara seorang pemilik toko mengatakan, mereka menghabiskan 6 jam sehari untuk membersihkan kotoran tikus.

"Toko jadi bau karena mereka mati di dalam, orang-orang pergi ke tempat lain untuk membeli bahan makanan," ujarnya.

Sementara itu otoritas kesehatan New South Wales menyatakan, tiga pasien rumah sakit digigit tikus di daerah Gulargambone, Tottenham, dan Walgett.

"Laporan dari warga atau pasien yang digigit sudah diajukan, dia mendapatkan perawatan yang tepat," kata seorang juru bicara.

Menurut para ahli, wabah itu terkait dengan sisa-sisa musim panas setelah kekeringan selama bertahun-tahun.

Sepasang tikus bisa menghasilkan rata-rata 500 keturunan dalam satu musim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kanker Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Keluarga dan Komunitas Bisa Bangkitkan Harapan

2 hari lalu

Menkes Ungkap Banyak Korban Gempa NTT Alami Patah Tulang, Operasi Sudah Bisa Dikerjakan!

2 hari lalu

RS Lapangan Mulai Beroperasi, Jadi Harapan untuk Korban Gempa NTT

2 hari lalu

Kisah Anak 11 Tahun Korban Gempa NTT Jalani Operasi di RS Lapangan, Penuh Perjuangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal