Riset: Covid Masih Jadi Penyebab Tingginya Angka Kematian di Australia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hasil tes pasien positif Covid-19. (Foto: Dok. BNPB)

"Sangat menggembirakan bahwa setiap gelombang Covid-19 berturut-turut sejauh ini menghasilkan lebih sedikit kematian dibandingkan gelombang sebelumnya," kata juru bicara Actuaries Institute, Karen Cutter, dikutip AFP.

"Namun, kami pikir Covid-19 kemungkinan masih akan menyebabkan beberapa kematian berlebih selama beberapa tahun mendatang, baik sebagai penyebab langsung kematian ataupun faktor penyebab lain seperti penyakit jantung," ujarnya.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa kematian berlebih Australia lebih rendah daripada rata-rata global. Sementara Ekuador, Meksiko, dan Rusia menunjukkan tingkat kematian yang tidak dapat dijelaskan di posisi tertinggi dunia. Selandia Baru memiliki tingkat kematian berlebih terendah dari 40 negara yang datanya saat ini tersedia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Internasional
21 hari lalu

Israel Tuding Negara-Negara Barat Gagal Lindungi Orang Yahudi

Internasional
24 hari lalu

Pria Muslim yang Cegah Penembakan Komunitas Yahudi di Australia Dapat Sumbangan Rp27 Miliar

Internasional
27 hari lalu

Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal