BEIRUT, iNews.id – Serangan roket militan menargetkan sebuah bus berisi karyawan industri minyak di Suriah timur. Akibatnya, 10 orang tewas dalam serangan tersebut.
Menurut Kementerian Perminyakan Suriah, serangan roket itu menghantam bus di ladang gas Al-Taym di Provinsi Deir el-Zour timur, pada Jumat (29/12/2022).
Tidak ada klaim tanggung jawab langsung pascaserangan. Tetapi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, sebuah kelompok pemantau perang oposisi mengatakan, ISIS berada di balik serangan itu.
Observatorium juga melaporkan jumlah korban tewas yang lebih tinggi akibat serangan roket tersebut. Menurut mereka, setidaknya 12 pekerja tewas.
Di hari yang sama, Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS dan dipimpin Kurdi mengaku telah menggagalkan serangan yang direncanakan akan dilancarakan pada Malam Tahun Baru. Sebanyak 52 militan berhasil ditangkap.
"Militan ISIS bersembunyi di daerah permukiman dan pertanian," kata pernyataan dari pasukan tersebut.