Roman Abramovich Muncul di Negosiasi Damai Rusia-Ukraina Setelah Diisukan Keracunan

Anton Suhartono
Roman Abramovich hadir dalam negosiasi dalam Rusia-Ukraina sebagai pengamat (Foto: Reuters)

Penyitaan yang menargetkan properti oligarki Rusia itu diberlakukan oleh negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa, bukan PBB. Aset-aset Abramovich juga dibekukan oleh Inggris serta dikenai larangan bepergian. 

Namun Turki yang juga anggota NATO serta memiliki hubungan dekat dengan Rusia dan Ukraina tak mengikuti langkah Barat. 

Turki menegaskan sikapnya mengecam invasi Rusia ke Ukraina serta menawarkan diri sebagai mediator untuk membantu mengakhiri perang. 

"Kita harus menemukan jalan keluar yang menyelamatkan muka atau jalan keluar terhormat bagi kedua pihak," kata Cavusoglu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
3 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
3 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Nasional
5 hari lalu

BGN Pastikan Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tak terkait MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal