Presiden Iran Rouhani: Tembak Jatuh Pesawat Ukraina Adalah Kesalahan Tak Termaafkan

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani. (FOTO: HO/Iranian Presidency/AFP)

TEHERAN, iNews.id - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya sangat menyesalkan penembakan pesawat Ukraina, yang merupakan ketidaksengajaan. Dia menggambarkan peristiwa itu sebagai sebuah tragedi hebat dan kesalahan yang tak termaafkan.

"Investigasi internal Angkatan Bersenjata menyimpulkan bahwa misil yang disesalkan ditembakkan karena kesalahan manusia, menyebabkan jatuhnya pesawat Ukraina yang mengerikan dan menyebabkan kematian 176 orang tak bersalah," cuitnya di Twitter, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (11/1/2020).

"Investigasi terus dilakukan (untuk) mengidentifikasi dan menuntut tragedi hebat dan kesalahan tak termaafkan ini."

Selain itu, Iran juga menegaskan mereka yang bertanggung jawab menembak jatuh pesawat Ukraina akan segera dibawa ke pengadilan militer. Hal itu disampaikan staf umum angkatan bersenjata Iran.

BACA JUGA:

Akhirnya, Iran Mengaku Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

Angkatan Bersenjata Tembak Pesawat Ukraina, Menlu Iran Minta Maaf dan Ucapkan Penyesalan

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Gawat! Rusia Peringatkan Diplomat dan Warga Asing Segera Tinggalkan Kiev Ukraina

Internasional
21 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
21 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Internasional
23 jam lalu

Israel Yakin Trump Tak Akan Serang Iran Lagi, Pilih Tekanan Ekonomi

Internasional
24 jam lalu

Jenderal Iran Ceritakan Pasukannya Gagalkan Upaya Militer AS Masuki Isfahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal