Rumah Sakit Indonesia Dikepung Israel, Bantah Ada Pejuang Hamas

Anton Suhartono
Staf medis RS Indonesia di Gaza membantah tuduhan Israel fasilitas medis itu menjadi markas para pejuang Hamas (Foto: Reuters)

“Kami sangat prihatin dengan kondisi rekan-rekan kami, korban luka, pasien, serta orang-orang (pengungsi) yang mungkin masih berlindung di sana. Tidak ada ambulans yang bisa menjangkau mereka dan kami khawatir korban luka bisa meninggal,” katanya, menambahkan.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan, RS Indonesia menjadi sasaran tembakan artileri. Serangan sejak dini hari telah menewaskan 12 orang, yakni dokter dan pasien. Semua korban dipastikan bukan warga negara Indonesia.

RS Indonesia dibangun pada 2016 dari donasi masyarakat Indonesia yang diinisiasi lembaga kemanusiaan MER-C. Meski demikian pengelolaan diserahkan kepada tenaga ahli dari Palestina.

Pejabat kesehatan Palestina mengatakan ada upaya besar-besaran untuk mengevakuasi warga sipil dari bahaya.

Ada indikasi pasukan Israel akan memperlakukan RS Indonesia seperti RS Al Shifa, yakni memaksa semua orang di dalamnya untuk mengosongkan fasilitas tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Berubah Drastis, Ini Alasan Netanyahu Tiba-Tiba Setujui Gencatan Senjata dengan Lebanon

Internasional
3 jam lalu

Kacau! Israel Terus Bombardir Lebanon meski Gencatan Senjata Berlaku

Internasional
4 jam lalu

Israel Bombardir 11 Kota Lebanon 10 Menit Sebelum Gencatan Senjata, Hizbullah Serang Balik

Internasional
10 jam lalu

Netanyahu Perintahkan Pasukan Israel Bertahan di Lebanon meski Gencatan Senjata Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal