Rusia Ajukan RUU untuk Lindungi Bahasa Nasional dari Serbuan Kata-Kata Asing

Ahmad Islamy Jamil
Suasana sidang di Duma Negara Rusia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Politisi Rusia membuat sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan untuk melindungi bahasa negara itu dari penggunaan kata-kata asing. RUU itu telah diajukan ke Duma Negara (DPR) Rusia. 

“Rancangan undang-undang federal menetapkan, penggunaan kata-kata asing tidak dapat diterima, kecuali untuk kata-kata yang tidak memiliki analogi yang umum digunakan dalam bahasa Rusia,” demikian bunyi catatan penjelasan untuk RUU tersebut, seperti dikutip kantor berita Sputnik dari database digital Duma Negara Rusia, Kamis (27/10/2022).

Menurut RUU tersebut, daftar kata-kata serapan asing yang diizinkan ke depannya dapat ditemukan dalam kamus-kamus normatif.

Untuk menjadi undang-undang, RUU tersebut harus disetujui oleh Duma Negara. Selanjutnya, draf UU itu akan diajukan untuk disetujui oleh Dewan Federasi (Senat) selaku majelis tinggi dalam sistem perwakilan politik di Rusia. 

Setelah disetujuai Senat, RUU itu dikirim ke presiden Rusia untuk ditandatangani dan kemudian diumumkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

6 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

7 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

8 hari lalu

KSAL Laksamana Ali Bertemu Pimpinan AL Rusia di St Petersburg, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal