Rusia Akui Kemerdekaan 2 Wilayah Ukraina dan Kirim Pasukan, Begini Sikap China

Anton Suhartono
Wang Yi (kanan) menegaskan keprihatinan China atas krisis Ukraina (Foto: Reuters)

Dia juga mengkawatirkan serangan Rusia ke Ukraina.

"Agresi," kata Price.

Barat mengkhawatirkan akselerasi krisis di Ukraina bisa memicu perang. Pada Senin (21/2/2022), Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan Dontesk dan Luhansk yang berada di Ukraina seraya memerintahkan pengiriman pasukan ke kedua wilayah tersebut.

Meski demikian Rusia menyangkal akan menyerang Ukraina, kecuali NATO mau menolak rencana keanggotaan negara tetangganya itu serta ada beberapa persyaratan lain.

Kedutaan Besar China di Ukraina memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke daerah konflik. China tak meminta warganya meninggalkan negara itu di saat negara lain melakukannya.

"Kedutaan Besar China di Ukraina mengeluarkan peringatan kepada warga dan perusahaan untuk memperketat tindakan pencegahan keamanan," kata Juru Bicara Kemlu China, Wang Wenbin.

Kedubes memastikan kebutuhan makanan warganya di Ukraina akan dipenuhi sesuai waktu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

1 hari lalu

Pesawat Komersial Pertama Buatan China C919 Terbang Internasional Perdana

1 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

2 hari lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal