Rusia Akui Pemerintahan Taliban, China: Afghanistan Tak Boleh Dikucilkan dari Komunitas Internasional

Anton Suhartono
Mao Ning mengatakan China menyambut baik pengakuan Rusia terhadap pemerintahan Emirat Islam Afghanistan di bawah kendali Taliban (Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - China menyambut baik pengakuan Rusia terhadap pemerintahan Emirat Islam Afghanistan di bawah kendali Taliban. Rusia secara resmi mengakui pemerintahan Afghanistan pada Kamis (3/7/2025) sekaligus menjadi yang pertama di dunia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Mao Ning mengatakan, negaranya merespons positif perkembangan baru dalam hubungan antara Rusia dan Afghanistan. 

China, kata Mao, yakin Afghanistan tidak boleh dikecualikan dari komunitas internasional.

"Kami menyambut baik perkembangan baru dalam hubungan antara Rusia dan pemerintah sementara Afghanistan," kata Mao, dalam pernyataannya, dikutip dari Sputnik, Sabtu (5/7/2025).

Sebagai sahabat dan tetangga dekat Afghanistan, China selalu meyakini bahwa Afghanistan tidak boleh dikucilkan dari komunitas internasional.

China juga mendukung bergabungnya komunitas internasional dalam membangun hubungan dengan pemerintah Afghanistan. Di sisi lain, China juga mendorong pemerintah Afghanistan untuk merespons kekhawatiran komunitas internasional terkait perkembangan di dalam negeri.

"Betapa pun berubahnya situasi dalam dan luar negeri Afghanistan, hubungan diplomatik antara China dan Afghanistan tidak pernah terputus. Sejak pemerintahan sementara Afghanistan terbentuk, kedua pihak telah memainkan peran positif dalam menjaga kelancaran operasi misi diplomatik di negara masing-masing dan mendorong pengembangan hubungan bilateral," kata Mao.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!

Internasional
4 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
4 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
4 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal