Rusia Anggap Barat Provokator karena Setiap Hari Bikin Prediksi soal Invasi ke Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia (Kremlin), Dmitry Peskov. (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id – Negara-negara Barat yang dipimpin AS berulang kali membuat prediksi tentang invasi Rusia ke Ukraina. Namun, semua prediksi itu dianggap Rusia cuma provokasi semata.

Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia (Kremlin), Dmitry Peskov mengatakan, tidak menutup kemungkinan tindakan provokatif Barat itu memiliki konsekuensi yang merugikan di kemudian hari.

Pada Jumat (18/2/2022) lalu, Presiden AS Joe Biden mengatakan, dia yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat keputusan untuk menyerang Ukraina. Meskipun masih ada ruang untuk diplomasi, Biden memperkirakan Rusia bakal bergerak ke Ukraina itu dalam beberapa hari mendatang.

Rusia pun telah berulang kali membantah tuduhan Amerika Serikat itu. Menurut Peskov, Putin bahkan tidak ambil pusing dengan berbagai pernyataan Barat semacam itu.

“Faktanya adalah bahwa (prediksi-prediksi Barat) ini secara langsung mengarah pada peningkatan ketegangan,” kata Peskov kepada TV pemerintah Rossiya 1, Minggu (20/2/2022).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Posting Gambar Ubah Nama Selat Hormuz dengan "Selat Trump"

Nasional
4 jam lalu

Ketegangan AS-Iran Berpotensi Mengarah ke Perang Ketahanan, Ini Penentunya

Internasional
6 jam lalu

Iran: Blokade AS atas Selat Hormuz Bakal Gagal Capai Tujuan

Internasional
7 jam lalu

Trump Dapat Pengarahan soal Perang Iran, Serangan Darat Tetap Masuk Opsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal