Rusia: AS Akan Menanggung Malu di Ukraina seperti Perang Vietnam

Anton Suhartono
Maria Zakharova menilai perang hibrida AS melawan Rusia akan berakhir dengan kehinaan sebagaimana dialami saat perang Vietnam dan Afghanistan (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengecam Amerika Serikat (AS) setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan rancangan anggaran terbaru senilai 60,84 miliar dolar atau sekitar Rp986,7 triliun untuk Ukraina. DPR AS menyetujui paket bantuan dengan total 95 miliar dolar untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan, meski ada penolakan keras dari beberapa politisi Partai Republik sayap kanan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengatakan, bantuan tersebut menunjukkan AS sedang memasuki perang hibrida melawan negaranya yang akan berakhir dengan kehinaan sebagaimana dialami saat perang Vietnam dan Afghanistan.

Zakharova menilai, AS ingin Ukraina berjuang sampai tetes darah terakhir, termasuk menyerang wilayah Rusia dan warga sipil.

“Keterlibatan Washington yang semakin larut dalam perang hibrida melawan Rusia akan berubah menjadi kegagalan besar dan memalukan bagi Amerika Serikat seperti di Vietnam dan Afghanistan,” kata Zakharova, dikutip dari Reuters, Minggu (21/4/2024).

Rusia, lanjut dia, akan memberikan pembalasan dengan tegas dan tanpa syarat terhadap langkah AS yang ingin lebih terlibat dalam perang Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

2 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

2 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

2 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal