Rusia Bantah Langgar Sanksi PBB soal Korea Utara

Anton Suhartono
Pemerintah Rusia menegaskan tak melanggar sanksi PBB terkait kerja sama dengan Korea Utara (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Pemerintah Rusia menegaskan tak melanggar sanksi PBB terkait kerja sama dengan Korea Utara (Korut). Meski demikian, Moskow menentang sanksi terbaru yang dijatuhkan terhadap Korut.

“Rusia, sebagai anggota komunitas dunia yang bertanggung jawab, secara ketat mematuhi kewajiban internasionalnya terhadap Pyongyang melalui Dewan Keamanan PBB. Pada saat yang sama, kami dengan tegas menentang pemberlakuan pembatasan baru,” kata Duta Besar Rusia, Oleg Burmistrov, kepada kantor berita RIA, Minggu (15/10/2023).

Dia menyerang balik dengan menyebut AS sebagai biang kerok dari ketidakstabilan di Semenanjung Korea. Menurut Burmistrov, risiko perang nuklir di Semenanjung Korea meningkat tajam dengan kehadiran AS.

“Retorika para pejabat Korea Utara mengenai hipotesis ‘konflik nuklir’ dengan jelas menggambarkan peningkatan tajam risiko yang dipicu oleh Amerika Serikat dengan membawa aset-aset strategis ke semenanjung tersebut,” kata Burmistrov, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Amerika Serikat pada Jumat lalu menuduh Korut mengirim senjata ke Rusia. Disebutkan, pengiriman tersebut merupakan perkembangan yang meresahkan serta meningkatkan kekhawatiran perluasan hubungan militer kedua negara.

Pemimpin Korut Kim Jong Un berkunjung ke Rusia bulan lalu untuk bertemu Presiden Vladimir Putin. Pertemuan itu membahas masalah militer, perang di Ukraina, serta kemungkinan bantuan Rusia untuk program satelit mata-mata Korut.

Korut dijatuhi sanksi PBB karena program nuklir dan rudal balistiknya sejak 2006. Namun Dewan Keamanan PBB menemui jalan buntu karena China dan Rusia mendorong sanksi tersebut dilonggarkan guna meyakinkan Korut agar mau kembali ke meja perundingan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Nasional
7 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
8 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
24 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal