Rusia Berniat Hukum Tentara Ukraina yang Ditahan, Begini Ancaman Presiden Zelensky

Umaya Khusniah
Presiden Volodymyr Zelensky memperingatkan Rusia untuk tidak menghukum tentara-tentara Ukraina yang ditahan. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Presiden Volodymyr Zelensky memperingatkan Rusia untuk tidak menghukum tentara-tentara Ukraina yang ditahan. Jika hal itu dilakukan, maka dia mengancam tidak ada negosiasi yang akan dilakukan dua negara tersebut. 

"Ini akan menjadi batas di mana tidak ada negosiasi yang mungkin dilakukan," katanya dalam pidato Minggu (21/8/2022) malamnya. 

Dalam pidatonya, Zelensky mengatakan, mengutip laporan media, Rusia sedang mempersiapkan untuk menempatkan pejuang Ukraina yang ditangkap selama pengepungan Mariupol di pengadilan publik. Hal itu bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Ukraina pada Rabu, 24 Agustus. 

Sebagai informasi, Hari Kemerdekaan Ukraina juga akan menandai enam bulan sejak Rusia menginvasi bekas republik Soviet tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
16 jam lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

5 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

12 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

13 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal