Rusia Dilaporkan Tembakkan Lebih dari 1.000 Roket dan Rudal ke Jaringan Listrik Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan salah satu rudal yang ditembakkan Rusia dalam sebuah kegiatan uji coba senjata (ilustrasi). (Foto: AP)

Ukraina saat ini mengalami kekurangan kapasitas pembangkit yang serius, meski konsumsi listrik turun antara 25 persen dan 30 persen dibandingkan dengan periode sebelum perang. “Sistemnya tetap berjalan, terintegrasi, tidak rusak, atau terputus,” kata Kudrytsky.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian mengatakan, negaranya berusaha meningkatkan pasokan listrik setiap hari. Akan tetapi, dia mencatat ada masalah di Kiev dan beberapa wilayah lainnya.

“Kita tidak boleh lupa ... bahwa tidak mungkin memulihkan 100 persen sistem energi, seperti sebelum dimulainya teror energi Rusia,” kata Zelensky dalam pidato yang disiarkan lewat video tadi malam.

“Diperlukan waktu. Itu sebabnya pemadaman berjadwal terus terjadi di sebagian besar kota dan kabupaten,” ujarnya.

Pekan lalu, Ukrenergo menyatakan telah memperoleh pinjaman sebesar 300 juta euro dari EBRD untuk memulihkan infrastruktur listrik yang rusak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

3 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

3 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

3 hari lalu

Wabah Pes Rusia Bakal Jadi Pandemi Baru? Ini Kata Epidemiolog!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal