Rusia: Hamas Tak Ada dalam Daftar Teroris PBB

Ahmad Islamy Jamil
Kelompok pejuang Palestina, Hamas, tidak ada dalam daftar organisasi teroris PBB. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia memiliki kontak atau komunikasi dengan kelompok HamasPalestina. Duta Besar Rusia untuk Israel, Anatoly Viktorov mengatakan, hubungan tersebut murni karena kebutuhan politik dan tidak ada hubungannya dengan dukungan terhadap aksi teroris seperti dituduhkan Barat. 

"Kami tidak pernah mendukung dan selalu mengutuk manifestasi dan tindakan teroris dan ekstremis apa pun," kata Viktorov pada konferensi pers di Moskow, Selasa (17/10/2023). 

Dia menegaskan, Rusia memang memiliki dan memelihara kontak dengan beberapa perwakilan Hamas. Namun, hal itu sama sekali tidak berarti bahwa Rusia mendukung tindakan teroris seperti yang coba dituduhkan oleh beberapa kalangan kepada negara bekas Uni Soviet itu. 

"Situasinya tidak seperti itu, dan kontak kami ditentukan oleh fakta bahwa Hamas masih merupakan kekuatan politik di sebagian besar wilayah Palestina,” kata diplomat Rusia itu. 

Menurut dia, keputusan untuk menentukan Hamas sebagai sebuah organisasi teroris atau tidak, adalah persoalan yang rumit. Namun, perwakilan Rusia dalam banyak kesempatan kerap diminta untuk mengakui Hamas sebagai organisasi teroris. Sementara fakta yang harus diterima saat ini adalah, tidak semua kalangan internasional yang menganggap gerakan pejuang Palestina tersebut sebagai teroris. 

“Dengan demikian, mereka (Hamas sebagai teroris) masuk dalam daftar nasional AS, negara-negara Uni Eropa, Kanada, Jepang, daftarnya hampir lengkap. Namun Hamas tidak ada dalam daftar organisasi teroris PBB,” kata Dubes Viktorov.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!

57 tahun lalu

Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina

57 tahun lalu

Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid

57 tahun lalu

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal