Rusia Ingin Cari Drone Mata-Mata AS yang Jatuh di Laut Hitam, Gedung Putih: Mustahil!

Anton Suhartono
Rusia berupaya mengambil drone mata-mata AS yang hilang di Laut Hitam (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia berupaya mengambil puing-puing drone pengintai Amerika Serikat (AS) MQ-9 Reaper yang jatuh di Laut Hitam. Personel dari Rusia dilaporkan sudah mencapai titik jatuhnya drone, meski tak jelas apakah sudah berhasil menemukan puing-puing drone atau belum. 

“Saya tidak tahu apakah kami bisa mendapatkannya atau tidak, tapi kami harus melakukannya,” kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolay Patrushev, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah, Rossiya-1. 

"Kami pasti akan memeriksanya," ujarnya, melanjutkan.

Menurut Patrushev, pemeriksaan drone MQ-9 Reaper itu bisa mengungkap sejauh mana keterlibatan AS dalam perang di Ukraina. Drone terbang di atas Laut Hitam dekat dengan Krimea. Rusia mencurigai drone itu sedang mengumpulkan data intelijen untuk dibagikan ke Ukraina.

Rusia memiliki pangkalan laut di Krimea, beberapa di antaranya pernah menjadi target serangan Ukraina.

Patrushev mengatakan, AS selalu membantah terlibat dalam permusuhan melawan Rusia, namun jatuhnya drone pada Selasa lalu membuktikan sebaliknya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

22 jam lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

1 hari lalu

Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt Mundur, Trump: Saya Hormati!

1 hari lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal