MOSKOW, iNews.id - Rusia menegaskan dukungannya terhadap Iran dalam mengatur urusan dalam negerinya. Namun ketentraman Iran dirusak oleh ambisi Israel dan Amerika Serikat (AS).
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Iran memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri yang harus dihormati.
"Rekan-rekan kami di Amerika, terlebih lagi Israel, secara terbuka menyebutkan rezim ini (Iran) tidak sah. Kecaman mereka ini secara langsung bertentangan dengan pendapat seluruh anggota PBB. Pemerintah Republik Islam Iran merupakan anggota penuh PBB," kata Lavrov, dalam pertemuan di Moskow, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (5/3/2026).
Dia mengusulkan moratorium penuh terhadap serangan di Timur Tengah yang telah menimbulkan banyak korban sipil. Lebih dari 1.000 orang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel di Iran, banyak di antaranya warga sipil, bahkan anak-anak.
"Mari kita semua bersatu untuk menghentikan segala bentuk permusuhan, dimulai dengan moratorium penuh terhadap serangan yang menyebabkan korban sipil dan penghancuran infrastruktur sipil, seperti yang terjadi di banyak negara Arab," kata Lavrov, dalam sebuah pertemuan meja bundar kedutaan tentang penyelesaian Ukraina.
Rusia juga menyerukan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam upaya menghentikan serangan AS-Israel terhadap Iran.
Dia juga mengkritik negara-negara Teluk yang mengutuk serangan Iran, namun mengabaikan serangan AS dan Israel.