Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Anton Suhartono
Sergei Lavrov mengatakan Iran memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri yang harus dihormati (Foto: AP)

Rusia juga menyerukan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam upaya menghentikan serangan AS-Israel terhadap Iran.

Dia juga mengkritik negara-negara Teluk yang mengutuk serangan Iran, namun mengabaikan serangan AS dan Israel.

"Tahun lalu, Amerika mengajukan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB tentang Ukraina, yang hanya menyerukan untuk mengakhiri konflik sesegera mungkin. Itulah makna dari resolusi. Mari kita adopsi resolusi yang sama (tentang konflik di Iran) di Dewan Keamanan. Kita semua akan mendukungnya. Menurut saya, itu akan adil," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, negosiasi nuklir antara AS dan Iran pada tahun lalu hampir berhasil, demikian pula dengan perundingan terbaru tahun ini. Namun pertemuan yang dimediasi oleh Oman itu sia-sia akibat serangan Israel dan AS. 

Ini menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang sebernarnya diindingkan oleh AS dan Israel, kecuali perang.

"Saat di tengah negosiasi, tepat sebelum putaran berikutnya, perang 12 hari dilancarkan, yang disebut sebagai tindakan agresi pertama terhadap Republik Islam Iran. Hal yang sama terjadi sekarang," kata Lavrov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal