Rusia: Joe Biden Pernah Ancam Matikan Nord Stream jika Moskow Serang Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

“Kurangnya pemahaman tentang apa yang dikatakan (Biden) tidak lepas dari tanggung jawab. Eropa harus tahu kebenarannya!” kata Zakharova.

Pada Selasa (27/9/2022) kemarin, Nord Stream AG selaku operator jaringan pipa gas Rusia itu, menyatakan bahwa tiga dari empat jalur pipa lepas pantainya mengalami kerusakan berbarengan dalam satu hari. Kerusakan semacam itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Nord Stream 1 telah melaporkan penurunan tekanan yang signifikan yang disebabkan oleh kebocoran gas di kedua jalur pipa gasnya. Sementara Nord Stream 2 menyatakan bahwa penurunan tekanan yang tajam terjadi pada jalur A pada Senin (26/9/2022) lalu.

Beberapa negara Eropa telah menyelidiki bocornya pipa Nord Stream. Jerman, Denmark, dan Swedia menyebut pipa itu telah diserang, sehingga menyebabkan kebocoran besar ke Laut Baltik dari sarana pengiriman gas Rusia itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Alasan AS Usir Menlu dan Delegasi Iran

13 jam lalu

Heboh! Suntikan Berkali-kali Gagal Eksekusi Mati Napi di AS, Pejabat Mundur

15 jam lalu

AS Usir Menlu Iran Abbas Araghchi

16 jam lalu

Desak Diplomat dan Warga Asing Segera Tinggalkan Ukraina, Rusia: Kami Tak Tanggung Akibatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal