Rusia: Kami Terpaksa Kembangkan Senjata Hipersonik karena Rudal AS Diarahkan ke Moskow

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Rusia terpaksa mengembangkan senjata hipersonik, setelah mengetahui bahwa sistem pertahanan rudal AS ternyata akan diarahkan melawan Moskow. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, kemarin.

“Kami terpaksa mengembangkan senjata hipersonik, karena kami tahu betul bahwa sistem pertahanan rudal AS akan diarahkan bukan ke Korea Utara dan Iran, tetapi melawan Rusia dan kemudian China,” kata Lavrov kepada lembaga penyiaran Italia, Mediaset.

Menurut dia, Rusia membutuhkan senjata yang mampu mengatasi pertahanan antirudal Amerika Serikat tersebut.

“Jika tidak, negara yang memiliki pertahanan rudal dan senjata ofensif mungkin tergoda untuk melakukan serangan pertama dengan harapan serangan balasan akan ditekan oleh sistem pertahanan rudal,” ucap sang menteri.

Dia juga menegaskan, Rusia tidak pernah berhenti berupaya untuk mencegah perang nuklir. Sementara, pihak Barat selama ini terus melemparkan propaganda bahwa Moskow menjadi ancaman untuk terjadinya perang semacam itu.

“Rusia tidak pernah menghentikan upaya untuk mencapai kesepakatan yang akan menjamin tidak dimulainya perang nuklir,” kata Lavrov.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
12 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

13 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

16 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

17 jam lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal